Blogger Template by Blogcrowds

Wanita Tua Itu Nenek ku

Wanita tua itu Nenek ku
keriput, beruban
dengan mata lirih
bibir yang kering
tapak kaki menyeret pasir

Wanita tua itu Nenek ku
menyimpan rasa, menahan lirih
berjalan terjal, curam dan mendaki
Puas sudah menelan hidup
pahit getirnya kehidupan

Aku Mencintaimu

Aku mencintaimu
sejak kamu berdiri di ujungnya waktu
tak lagi menatap pilunya hidup
saat rasa yang mati kau hempaskan
saat semua kau anggap akhir

Aku mencintaimu
melebihi arti cinta yang kau harap
saat bahagia akhir yang dinantikan

Aku mencintaimu
sejak
saat
tak kau sadari itu semua

Aku melihat 2 Bidadari pagi ini
1 di lantai 5 dan 1 di lantai 2
Aku terhimpit diantara nya
Aku terisolasi dalam ruang
yang memisahkan aku dengan nya
Aku tersiksa
namun rantai baja mengikat ego ku

Hidup itu perjalanan
berjalan terus dengan batas
Dia menunggumu disudut ujung
saat henti kau pilih

Postingan Lama